Mengenal Beberapa Tipe Network Switch yang Harus Diketahui

Perkembangan teknologi yang semakin cepat juga memiliki dampak positif bagi kehidupan manusia. Banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan dengan cepat. Selain itu, saat ini muncul banyak sistem dan alat yang bisa meringankan pekerjaan. Hal ini terjadi di hampir seluruh aspek kehidupan. Salah satunya adalah lingkungan kerja. Pada awalnya, komunikasi yang terjadi pada lingkungan kerja semisal perusahaan hanya terjadi secara manual. Sehingga, proses transfer data dan informasi juga dilakukan secara manual. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman, semakin banyaknya data dan informasi yang harus diolah dan dikirimkan ke divisi atau departemen lain membuat perusahaan membutuhkan suatu sistem yang bisa mengakomodasi hal tersebut. Hal ini dilakukan agar proses komunikasi dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.

Tukang Taman Jakarta Profesional dan Terpercaya

Tukang Taman Jakarta https://niscalagarden.web.id/ adalah jasa profesional Design dan Kontraktor Landscape yang mengerjakan berbagai macam type atau model taman mulai dari Taman Mediterania, Taman Minimalis, Taman Bali, Taman Jepang, Taman Klasik, Taman Vertikal, Taman Kering, dan juga mengerjakan taman untuk penghijauan perumahan, Pabrik, Kantor, Hotel, Universitas. dll

Kunjungi tukang taman jakarta apabila anda menginginkan taman anda rapi dan indah dipandang mata. Jangan sampai taman anda seperti tempat pembuangan sampah.

Salah satu sistem yang digunakan adalah jaringan komputer. Sistem ini bisa membuat banyak komputer yang ada dalam suatu perusahaan atau institusi untuk saling terhubung satu sama lain. Salah satu alat yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer adalah network switch yang juga dikenal dengan nama switching hub atau bridging hub. Alat ini umum digunakan pada sebuah perusahaan baik berskala kecil maupun besar serta beberapa institusi yang membutuhkan jaringan komputer. Secara umum, switching hub merupakan salah satu alat yang digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer menjadi satu jaringan. Sehingga, komputer – komputer tersebut bisa saling bertukar data atau informasi dengan cepat. Akan tetapi, switching hub hanya bisa digunakan untuk menghubungkan komputer dengan menggunakan port yang tersedia dan digunakan oleh komputer tersebut. Ciri khas dari switching hub adalah model yang digunakan yaitu OSI Model untuk proses transfer data dari link layer atau layer 2. Akan tetapi, dengan menambahkan incorporating routing, kinerja dari switching hub dapat ditingkatkan menjadi layer 3.

Beberapa network switch yang ada di pasaran dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan kategori yang berbeda. Salah satunya adalah berdasarkan bentuk dari switching hub itu sendiri. Ada switching hub yang bisa berdiri sendiri dan sesuai dengan kebutuhan desktop. Switching hub jenis ini sering digunakan di perusahaan dengan skala kecil seperti home office. Sementara itu, ada switching hub yang bisa dipasang di dinding. Sehingga, switching hub jenis ini tidak membutuhkan ruang yang besar. Sementara itu, bentuk switching hub yang lain adalah DIN rail yang bisa digunakan untuk keperluan jaringan komputer di dalam industri.

Network switch juga bisa dibedakan berdasarkan konfigurasi yang digunakan. Salah satunya adalah unmanaged switch. Jenis ini memungkinkan pengguna untuk menggunakan switching hub tanpa harus mengatur konfigurasi yang biasanya cukup rumit. Unmanaged switch bisa digunakan hanya dengan memasang kabel dan kemudian dihidupkan. Akan tetapi, unmanaged switch memiliki performa kapasitas jaringan yang tidak terlalu besar dengan fitur yang tidak terlalu lengkap. Oleh karena itu, unmanaged switch harganya lebih murah. Jenis lainnya adalah managed switch. Varian ini hanya bisa diinstal jika ada konfigurasi yang terprogram. Selain itu, ada banyak kelebihan dari managed switch seperti kapasitas jaringan yang dihubungkan lebih besar dengan fitur yang lebih lengkap. Selain itu, sistem keamanan yang ada pada managed switch juga lebih tinggi. Managed switch juga bisa digunakan baik untuk keperluan indoor maupun remote. Meskipun harganya lebih mahal, akan tetapi, performa yang ditawarkan oleh managed switch juga lebih baik.